Rabu, 19 September 2012

Tugas Pengolahan Citra

Rekontruksi Citra

Istilah rekonstruksi citra umum dipergunakan dalam lingkup pencitraan tomografi, yaitu teknik pencitraan yang menghasilkan gambaran potongan lintang suatu objek melalui pengolahan terhadap sinyal proyeksi trans-aksial dari objek tersebut. Sinyal proyeksi trans-aksial diperoleh dengan cara memberikan radiasi terhadap objek dalam berbagai sudut orientasi. Modalitas pencitraan tomografi pada umumnya memiliki sistem mekanik yang mengatur rotasi posisi transduser pemancar radiasi dan transduser pendeteksi sinyal sehingga pengambilan proyeksi objek dapat dilakukan dari berbagai sudut orientasi.
       Sinyal proyeksi yang menjadi input dari proses rekonstruksi citra dapat dihasilkan dari 3 macam teknik pencitraan tomografi, yaitu:
1. Transmission Tomography
     Pada transmission tomography, sinyal informasi proyeksi diperoleh dari intensitas sinyal radiasi yang ditangkap setelah sinyal menembus objek. Contoh modalitas pencitraan yang temasuk kategori ini adalah CT-Scanner. CT-Scanner mempergunakan radiasi sinar X dalam berbagai orientasi untuk menghasilkan citra irisan lintang objek pencitraan.

2. Reflection Tomography
     Teknik tomografi refleksi banyak dipergunakan dalam aplikasi radar. Dalam aplikasi ini, sinyal informasi proyeksi objek merupakan intensitas sinyal refleksi yang dipantulkan oleh permukaan luar objek, misalnya seperti pada aplikasi doppler radar-imaging.

3. Emission Tomography
   Tomografi emisi memanfaatkan sinyal informasi berupa intensitas peluruhan radioaktif dari komponen radionuklida yang dimasukkan ke dalam objek. Dalam aplikasi medis, contoh modalitas pencitraan yang menggunakan metode tomografi emisi antara lain adalah PET (Positron Emission Tomography).

Selasa, 11 September 2012

Tugas 1 Riset Operasi

SOAL:
Sebuah perusahaan Kimia memproduksi 3 jenis obat, masing-masing obat tersebut membutuhkan 3 jenis bahan untuk memproduksinya.
- Obat tipe A memerlukan : 10gr gula, 20 gr garam dan 30 gr cuka bubuk.
- Obat tipe B memerlukan : 5 gr garam, 12 gr gula dan 15 gr cuka bubuk.
- Obat tipe C memerlukan : 16 gr garam, 20 gr gula dan 35 gr cuka bubuk.
Sedangkan persediaan bahannya : 1250 gr gula, 1350 gr garam dan 1600 gr cuka bubuk.
Waktu produksi masing-masing tipe obat, yaitu:
- tipe A 1 butir = 50 menit
- tipe B 1 butir = 75 menit
- tipe C 1 butir = 40 menit
Sedangkan waktu total yang dimiliki untuk masing-masing produksi obat, yaitu:
- tipe A = 3200 menit
- tipe B = 2950 menit
- tipe C = 3150 menit
Agar perusahaan memperolah keuntungan maksimal, buatlah model matematikanya!

JAWABAN....